Tutorial pemrograman berorientasi objek | sederhana dan mudah dimengerti - Galih Laras Prakoso

Sabtu, 08 Desember 2018

Tutorial pemrograman berorientasi objek | sederhana dan mudah dimengerti
tutorial-pemrograman-berorientasi-objek
Selamat datang di blogku teman, kali ini aku akan berbagi sesuatu yang sebenarnya sudah sering dipelajari kebanyakan orang ketika mereka baru pertama kali belajar pemrograman yaitu, PBO (Pemrograman Berorientasi Objek). Terdengar asing dan mengerikan bagi orang yang baru pertama kali mendengarnya.

Walaupun kebanyakan orang sudah mempelajari PBO entah itu belajar sendiri di youtube, kampus, kursus dsb. Tetapi tetap masih kebingungan sebenarnya PBO itu apa dan implementasinya untuk mengatasi permasalahan di dunia nyata. Kebanyakan orang hanya sebatas mengetikan sintaks, menjalankannya, ketika tidak ada error maka itu berarti sudah berhasil.
https://miro.medium.com/max/582/1*-dmHYcAiphpWe6m0pcd-AA.png
Aku sendiripun sebenarnya tidak benar-benar memahami PBO ketika kuliah. Sampai akhirnya aku benar-benar tahu cara menggunakannya untuk memecahkan permasalahan ketika aku telah mengerjakan banyak sekali proyek-proyek iseng yang aku gagas sendiri.

Entah kenapa mungkin ketika di perkuliahan atau kursus, penjelasan mengenai PBO terlalu teoritis atau sulit dipahami, juga mungkin karena di kelas terlalu banyak murid sehingga pengajar tidak bisa benar-benar memastikan apakah muridnya benar-benar paham atau tidak.

Nah, berkaitan dengan masalah tersebut, aku tergerak untuk membagikan bagaimana cara memahami PBO dengan penjelasan yang sangat sederhana dan mudah dimengerti. Dan aku juga akan mempraktekkan implementasinya untuk memecahkan kasus di dunia nyata.

Kenapa harus PBO?
Sebelum aku menjelaskan lebih dalam tentang PBO, ada baiknya kalian juga mengerti kegunaannya, itu yang paling penting. Buat apa belajar sesuatu yang ga ada gunanya :). Tentunya PBO akan sangat membantu kita, kalau kalian sebelumnya belajar bahasa pemrograman seperti asembler yang prosedural, atau PHP secara prosedural, tentunya belajar PBO akan menjadi sangat berbeda. Dengan PBO kita dapat membangun sebuah aplikasi dengan membagi tugas kepada objek-objek kecil yang akan mengerjakan tugas secara spesifik.

Contoh dalam bahasa pemrograman PHP :

Terlihat pada contoh diatas penyelesaian masalah penjumlahan terlihat lebih sederhana dengan menggunakan metode prosedural dibandingkan dengan PBO. Tetapi untuk mengatasi masalah yang lebih kompleks, tentunya menggunakan PBO akan jauh lebih efisien karena pemecahan masalah tidak dilakukan dalam satu file yang panjang dan susah dimengerti. Pemecahan masalah dilakukan dengan membagi setiap tugas-tugas spesifik menjadi objek-objek dengan atribut dan fungsinya masing-masing. Masih bingung? wkwk. Oke langsung praktek saja. :D

Aku akan membagi penjelasan mengenai PBO menjadi beberapa bagian, yang perlu kalian lakukan hanya mengikuti dan memahami setiap penjelasan yang singkat dan sederhana. Harapanku ketika kalian selesai mengikuti tutorial ini adalah kalian dapat memahami betul apa itu PBO dan bagaimana mengimplementasikan nya untuk memecahkan permasalahan yang kalian akan hadapi di dunia nyata.

Pada dasarnya, PBO memiliki empat prinsip. Klik link dibawah ini untuk menuju ke prinsip yang pertama.

Web App Developer, Mobile App Developer and Startup Enterpreneur.

7 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Terimakasih atas informasi tentang ini, sangat membantu pembelajaran saya mengenai PBO.

    BalasHapus
  3. Terimakasih atas materi yang diberikan, materi tsb sangatlah membantu pembelajaran saya dalam mata pelajaran PBO.

    BalasHapus
  4. Terimakasih, materinya sangat membantu dalam pembelajaran PBO.

    BalasHapus

GALIH LARAS PRAKOSO
-
Yogyakarta, Indonesia

SEND ME A MESSAGE